Kasus Ledakan di Pasuruan: 9 Saksi Diperiksa, 2 Korban Tewas Jadi Tersangka

0
38

Pasuruan, MuaraIndonesia.com – Penyidikan kasus ledakan bondet yang menewaskan dua orang di Pasuruan terus berjalan. Sembilan orang diperiksa sebagai saksi dan dua orang yang tewas jadi tersangka.

“Saat ini sudah sembilan orang yang kita periksa sebagai saksi. Tetangga dan keluarga (korban tewas),” kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman saat meninjau lokasi, Senin (13/9/2021).

Arman mengatakan, pihaknya belum bisa mendapatkan banyak keterangan dari saksi-saksi, terutama dari saksi pihak keluarga. Termasuk istri dan anak pemilik rumah. Mereka masih syok atas kejadian tersebut.

Menurut Arman, pihaknya juga belum mendapatkan keterangan dari mana pelaku mendapatkan bahan peledak untuk bom ikan. “Yang diperiksa belum bisa memberikan keterangan terkait itu,” jelas Arman.

BACA JUGA  Kasbiran, Incumbent “Gagal” Dapat Dukungan Kereta Partai adalah Lumrah

Selain memeriksa saksi-saksi, polisi juga terus mengumpulkan bahan bukti dari lokasi. Pihaknya juga menunggu hasil uji Labfor.

“Sampai hari ini masih menunggu hasil Labfor supaya lebih pasti bahan apa saja yang ditemukan di TKP dan efeknya sampai sejauh mana,” terang Arman.

Dua orang yang tewas dalam ledakan bondet di Pasuruan menjadi tersangka. Polisi tak menutup kemungkinan adanya tersangka lain.

“Tersangka dua yang meninggal dunia itu. Mungkin ada tersangka lain, proses masih berlanjut,” tambah Arman.

Seperti diberitakan, dua rumah hancur akibat ledakan keras pada Sabtu (11/9) pukul 08.00 WIB. Rumah yang hancur milik Abdul Ghofar (40) dan rumah mertuanya, Zainab (60).

BACA JUGA  Beltim Dapat jatah 5 Peserta Pelatihan Bidang Pertanian

Korban tewas dalam kejadian itu yakni Ghofar. Ia tewas dalam perjalanan ke Puskesmas setelah sempat ditolong warga usai kejadian. Korban tewas satu lagi yakni Mat Shodiq (60), ayah Ghofar yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.

Shodiq merupakan warga Jalan Hangtuah, Kelurahan Tamba’an, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Shodiq sering datang ke rumah Ghofar. Warga menyebut ia memanfaatkan rumah anaknya untuk membuat bom ikan. Hal itu juga dikonfirmasi polisi bahwa rumah tersebut dijadikan tempat pembuatan bom ikan setahun terakhir. (**/MI)

Sumber : Detik.com

Editor : Wanda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.