Ihtiar Bertahan; Menolak Menyerah; Menuju tumbuh

0
456

Kisi-Kisi Wirausaha

Jakarta, MuaraIndonesia.comOleh Zulkifli Umar (Owner Cosmo Makmur Indonesia Group)

Melanjutkan tulisan minggu lalu, cerita ihtiar berjuang di wabah Covid yang sudah 1,5 tahun ini.

Saat itu bulan Maret 2020, di saat yang sama Saya berada 2 bulan di RSCM Kencana menemani Almarhum putra Saya Hikami Zulkifli yang sedang berjuang melawan kanker kelenjar getah bening tahun ketiga nya.

Aku tertegun, mencoba mengumpulkan harapan, menata semangat dalam ketertekanan luar biasa. Memaksakan diri tetap tenang, mengerahkan segala upaya. Melakukan persiapan dan antisipasi. Membuat sekian skenario. Memilah milih skala prioritas. Untuk sebuah road map dengan detail dan lengkap.

Setiap hari, setiap minggu dan setiap bulan memantau keadaan dan pergerakan usaha secara teliti, detail dan konsisten. Menganalisa sekian banyak laporan, summary dari dashboard perusahaan. Agar bisa menyesuaikan keputusan managerial secara akurat dengan resiko yang terkendali.

Sampailah pada satu kesimpulan “Harus Bertahan”. Ya, tidak ada banyak pilihan. Dengan step ahead nya “Bertahan menuju tumbuh” untuk tanggung jawab pada bisnis Saya.

BACA JUGA  Komunitas EBI Dorong Anggotanya Berkarakter Enterprenuer

Sangat tidak mudah pastinya. Karna Saya sebagai pemilik mayoritas, kebanyakan yang seratus persen sekaligus juga sebagai pengendali. Apalagi bisnis nya berbagai sektor, tidak focus satu sektor. Ini juga ciri usahawan tanggung, overconvident, masih muda dan orang Melayu yang bukan keturunan wira usahašŸ¤£.

Di perusahaan manufacturer plastic packaging PT. Cosmo Makmur Indonesia yang sudah berumur 26 tahun. Saya sebagai pemilik seratus persen dan sebagai pengendali nya. Perusahaan ini sudah well running dengan system dan team yang sudah estbalished. Mempunyai pangsa pasar luas dan nasional. Mempunyai 90 persen costomer food industri, sisa nya consumer good, retail, dan otomotif. Costomer besar nya dari perusahaan asing, multinasional dan lokal. Produk nya kantong plastic, kantong biodegredebel, botol, produk injection, dengan item produk tidak kurang dari 500 item. Optimis bertahan tujuh puluh persen dari skala optimis.

Kemudian di PT. Moda Daya Trasindo, yang skup bisnis nya Logisctic dengan sub bisnis: Transportasi, Warehouse, Co Pack Company. Dengan kepemilikan Saya seratus persen, dan juga sebagai pengendali. Perusahaan yang tahun itu baru berumur 8 tahun. Dengan prediksi tingkat kemampuan bertahan nya di atas enam puluh persen.

BACA JUGA  Sambal Belitong KAK ROS Racikannya PAS

Lalu ada PT. Industri Susu Alam Murni (ISAM), Industri Pengolahan Susu yang mempunyai ownbrand Alam Murni. Sebagai perusahaan Co Manufacturing yang memproduksi merek Clevo, Zee, Entrasol, Diabetasol, Milkuat dalam berbagai kemasan. Prediksi resiko bertahan di atas lima puluh persen pada skala optimis. Karna perusahaan ini kebanggan Koperasi Susu masyarakat Jawa Barat, haram hukum nya bangkrut.

Menyusul juga PT. Susu Kental Manis Boyolali, yang memproduksi susu kental manis untuk Mitra Srategis nya Kopi Luwak. Yang baru siuman bulan September 1999 setelah 20 tahun mangkrak. Dengan kemungkinan bertahan nya lima puluh persen pada skala optimis.

Terakhir adalah bisnis yang karna emosional, pengaruh psikolgis, kangen kampong, di Kampung Halaman Pulau Belitong. Dengan bendera PT. Belitung Moda Investama yang membawahi bisnis kecil: Rahat Icon Hotel, Smartket (retail), perkebunan sawit di Belitung Induk dan transporter pasir, CPO sawit di Belitung Timur. Ada banyak tapi kecil-kecil. Yang umur usaha nya baru 2 sampai 3 tahun. Dengan resiko bertahan lima puluh satu persen skala optimis. Yang membutuhkan extra effort, karna belum punya team yang tangguh, bisnis yang belum pernah dijalankan, sektor yang paling terdampak oleh Covid, sektor Pariwisata, Hotel.

BACA JUGA  PAN Usul Pemerintah Subsidi Gaji Karyawan Terdampak Covid-19

Tidak termasuk yang Saya hanya sebagai pemegang saham minoritas. Atau Saya bukan pengendali, seperti sektor pendidikan LP3I, BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan lain nya. Biarkan lah itu berjalan dengan kepasrahan apa ada nya.

Lalu, Kini setelah satu setengah tahun. Seperti apakah hasil nya Saya ingin berbagi cerita untuk memberikan seupil semangat untuk bertahan, kepada Kita yang tertimpa bencana ini.

Salam sehat. Tetap semangat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.