Kiat Cepat Naikkan Angka CT Pada Test SWAP PCR Agar Hasilnya Negatif

1
10931

Bogor, MuaraIndonesia.com – Oleh: Syamsul, Relawan MTR Miliarder Club (MMC)

Tiga anak-anak kami kena kupet. Enam orang anggota team kami di kantor juga kena kupet yang sedang bikin heboh ini. Alhamdulillaah semuanya sudah pulih. Sudah sehat kembali. Tetapi, yang menarik adalah ketika test swap PCR setelah beberapa hari melakukan isolasi mandiri di rumah.

Anak pertama kami, hasil test PCR-nya langsung negative. Sedangkan anak ke-dua dan ke-tiga beberapa kali ditest, masih saja angka CT-nya rendah, sehingga hasilnya tetap positif.

Bahkan anak ke-dua kami, sampai bilang untuk tidak usah test PCR lagi. Karena khawatir di-php-in oleh hasil test-nya. Berharap negatif, eh.. tetap saja positif. Padahal sudah menambah beberapa hari isoman. Hehehe…

Kendati kami sekeluarga bersikap tenang dan berdamai dengan “pasien” kupet di rumah. Namun, ada ketidaknyamanan yang kami simpan dalam hati mengikuti perkembangan angka CT pada swap anak-anak kami yang tak kunjung naik.

BACA JUGA  Sekularisme, Kekuasaan Terpisah Dari Al-Quran

Apakah ada di antara Sahabat-sahabat di sini yang mengalami hal yang sama dengan anak-anak kami? Angka CT test swap PCR tak kunjung naik? Sehingga bolak-balik test hasilnya positif? Sehingga ada perasaan tertentu dalam hati yang disimpan rapat-rapat?

Tenang… Tenang…

Ini ada tips manjur untuk naikkan angka CT secara cepat agar hasil swap PCR segera negative dari dr. Otto Rajasa. Dokter yang khusus merawat pasien kupet di Wisma Atlet Kemayoran. Dokter Otto yang lebih dikenal dengan dr. Pot ini, kini menjadi penanggung jawab RS (sementara) khusus kupet di Asrama Haji Balikpapan Kalimantan Timur.

Pada Tanggal 8 Maret 2021 beliau memberikan tips agar hasil test swap PCR cepat negatif yaitu dengan meningkatkan metabolisme tubuh. Meningkatnya metabolisme ditandai dengan sekresi atau pengeluaran zat-zat sisa yang laincar, baik melalui keringat, urine maupun feces.

BACA JUGA  Surat Edaran Terbaru Satgas COVID-19 tentang Perjalanan Dalam Negeri, Berlaku Mulai 1 April 2021

Inti dari tips dr. Pot adalah membuat tubuh berkeringat dan pip serta pup lancar, rutin dan tuntas. Untuk itu cara yang beliau sampaikan adalah sebagai berikut:

  1. Makan banyak protein
  2. Minum air yang cukup (banyak)
  3. Olahraga (High Intensif Interval Training)
  4. Angkat beban
  5. Tidur yang cukup (deep sleep)
  6. Minum kopi

Nah…
Yang menarik bagi saya adalah yang nomor 6 (enam), yaitu minum kopi. Kalau yang nomor 1 sampai nomor 5 sudah sering kita dengar nasihat seperti itu. Tapi yang nomor 6 ini saya baru mengetahuinya. Padahal saya suka ngopi. Hampir setiap hari saya ngopi hangat aneka rasa.

Dalam hati saya bergumam, pantes…
Saya biasa ngopi hangat setelah makan. Langsung setelah itu ke belakang lancar dan tuntas. Sehingga perut ringan tanpa beban. Hehehe…

Selain itu, nasihat dr. Pot untuk meningkatkan metabolisme tubuh ini juga menyisakan pertanyaan baru. Yaitu, kopi apa yang paling bagus untuk kita minum agar metabolismen naik? Khusus bagi yang sedang kena kupet, kopi apa yang paling bagus diminum rutin, dengan harapan angka CT test swap PCR segera naik? Sehingga hasil test bisa cepat negative?

BACA JUGA  ICDX Group & Member Peduli Sekitar

Apakah sembarang kopi? Atau ada kopi tertentu yang disarankan?

KUY, MARI KITA NGOPI

Bicara kopi, saya bukan maniak ngopi. Hanya biasa ngopi selepas sarapan atau makan siang saja untuk menambah semangat pagi. Bonusnya pip dan pup lancar dan tuntas. Hehehe..

Kendati demikian, saya bisa cerita banyak tentang kopi. Karena saya terlahir dari keluarga petani kopi. Rumah kami di Kawasan Wisata P-28 Patirana Gunung Piring Bondowoso dikelilingi tanaman kopi. Bahkan saking banyaknya petani dan perkebunan kopi di kampung kami, Pak Bupati men-city branding Bondowoso sebagai Republik Kopi.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.