Setelah diadakan Rapat Pembahasan, Ini Nilai Zakat Untuk Bangka Selatan tahun 1442 H/2021 M

0
225

MuaraIndonesia. Com. Bangka Selatan – Bertempat di ruang pertemuan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Selatan (Basel). Kantor Kemenag Basel melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf melaksanakan rapat koordinasi terkait penetapan nilai zakat fitrah, fidyah, zakat mal serta zakat profesi untuk wilayah kabupaten Bangka Selatan tahun 1442 H/2021 M, Jum’at (23/04/2021).

Hadir pada kegiatan rapat koordinasi kali ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan H. Jamaludin, S.Ag., M.H., Kabag Kesra Setda Bangka Selatan H. Muhson, S.ST., M.M., Perwakilan dari Dinas Sosial H. Ade Hermawan, S.E., M.M., Ketua MUI Bangka Selatan H. Zahirin, S.H. Wakil ketua BAZNAS Bangka Selatan H. Rosidi, Ketua LAZISMU Bangka Selatan H. Supiandi, M.Pd.,

Turut hadir pula perwakilan dari PCNU Bangka Selatan Saeful Anwar, perwakilan dari BKPRMI Basel Ruli Syahadan, Ketua FKUB Basel Iskandar Ismail, Ketua DMI Bangka Selatan H. Andi Kusuma, para pejabat eselon IV serta seluruh kepala KUA di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan.

BACA JUGA  Fahri Bachmid : Tindakan Polisionil terhadap Anggota FPI Berpotensi Extra Judicial Killing atau Unlawful Killing

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan H. Jamaludin, S.Ag., M.H. dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam menetapkan keputusan yang akan diambil hari ini, harus mencantumkan unsur-unsur yang terkait dengan keputusan yang kita ambil misalkan data terkait beras yang masyarakat konsumsi masing-masing dan pembayaran zakatnya apabila diuangkan sesuai dengan harga beras yang dikonsumsi masyarakat tersebut.

“Sehingga masyarakat tidak merasa terbebani dengan angka yang akan kita tetapkan nanti”, ujar H. Jamaludin.

Dalam kesempatan ini beliau juga mengusulkan untuk menetapkan penghitungan hasil perkebunan atau pertanian yang telah terkena nasabnya untuk dibayarkan zakatnya yang sifatnya sebatas pemberitahuan ataupun himbauan saja.

Setelah diadakan pembahasan dengan mempertimbangkan hal-hal yang menyangkut pembayaran zakat ini maka ditetapkanlah hasil keputusannya yaitu:

BACA JUGA  Sekjen PSI Kota Pangkalpinang : Molen Komedikan Gaji Tim Kreatif

Untuk zakat fitrah kalau diuangkan menjadi sebesar Rp. 30.000/jiwa atau senilai Rp. 12.000 per kg. bagi yang mengkonsumsi beras di atas atau di bawah harga standar Rp. 12.000 /kg, wajib mengeluarkan zakat sesuai dengan harga beras yang dikonsumsi sehari-hari.
Tidak diperkenankan kepada panitia amil/UPZ untuk memperjual belikan beras yang sudah dibayarkan oleh muzhaki sebagai zakat fitrah.

Untuk menghindari potensi berkumpulnya masyarakat/mustahik selama pandemi covid 19 tahun 1442 H/2021 M ini, zakat disalurkan oleh panitia amil /UPZ ke rumah-rumah mustahik masing-masing.

Zakat maal/harta dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Untuk emas 24 karat, nisab/takaranya telah mencapai 85 gram (setara dengan 226,95=227 mata) dan telah mencapai haulnya (lama simpan) selama 1 tahun, maka wajib mengeluarkan zakat maalnya/hartanya dengan perhitungan :Nishab zakat maal=emas 85 gram x 2,67 mata = 226,95 mata x Rp. 293.000/mata = Rp.66.496.350 x 2,5 % = Rp.1.662.408,75,-
  • Untuk zakat uang apabila sudah mencapai nisab Rp. 66.496.350 dan haulnya selama satu tahun maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5 %
  • Untuk golongan yang menurut syar’i membayar fidyah, maka besaran fidyahnya besar Rp.20.000,-/hari.
BACA JUGA  Walau Zona Hijau, Sekolah Tidak Bisa Memaksa Peserta Didik Untuk Tatap Muka

Keputusan penetapan nilai zakat dan fidyah ini telah ditetapkan melalui surat ketetapan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan nomor: 510/Kk.29.05.S.4/BA.03.2/04/2021 Tanggal 23 April 2021 dan ditandatangi oleh seluruh peserta yang menghadiri rapat koordinasi ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.