Pengaruh COVID-19 Terhadap Peningkatan KDRT Di Lingkungan Rumah Tangga Keluarga

0
117

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
DI SUSUN OLEH :
ZIKRI ALHALAWI
NIM. 20201050031

Pembimbing
Shanti Wardaningsih, Ns., M.Kep., Sp. Jiwa., Ph.D

Yogyakarta, MuaraIndonesia.com – Pandemi COVID-19 yang terjadi di seluruh dunia dan meyerang Indonesia menyebabkan banyaknya perubahan aktivitas sosial ekonomi yang terjadi dilingkungan masyarakat.

Aktivitas tersebut dapat seperti pembatasan dan perubahan sistem yang terjadi pada fasilitas kesehatan, tempat kerja, transportasi, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, hiburan dan lain sebagainya.

Keadaan ini tentunya akan dapat berdampak luas terhadap kondisi sosial ekonomi yang terjadi di masyarakat termasuk keberlangsungan pekerjaan dan penurunan pendapatan pekerja (Ngadi, 2020).

Tingginya angka gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), hilangnya mata pencaharian masyarakat, serta diikuti dampak lain seperti munculnya potensi kekerasan berbasis gender (misalnya: Kekerasan seksual, KDRT, kekerasan berbasis gender online dan bentuk kekerasan lainnya) yang dialami oleh perempuan setelah keluarnya kebijakan penetapan COVID-19 sebagai bencana Nasional dalam Keputusan Presiden (Keppres) No. 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai Bencana Nasional.

BACA JUGA  LPSK : Joko Tjandra Harus Segera Ditangkap dan Dipulangkan

Kondisi tersebut tentunya menyebabkan beban perempuan semakin meningkat dimana selain harus mengurus seluruh aktifitas dan sistem keluarga dalam lingkup rumah tangga, pendampingan tugas sekolah anak, bahkan mencari tambahan ekonomi keluarga. Beban ganda ini memicu konflik rumah tangga semakin kuat yang berujung pada potensi kekerasan. Pandemi Covid-19 membuat perempuan semakin rentan menjadi korban kekerasan (KEMENEG PP & PA, 2020).

KDRT adalah jenis kekerasan yang semakin kompleks grafiknya. Teori dari Calista Roy mengusulkan dalam model adaptasinya pandangan manusia sebagai sistem yang menerima input sebagai rangsangan, memprosesnya melalui mekanisme internal dan umpan balik sistem, dan menghasilkan output sebagai perilaku yang dapat adaptif atau tidak efektif.

BACA JUGA  Tower 4 Wisma Atlet Mulai Terima Pasien COVID-19

Dukungan keluarga yang baik tentunya akan membuat banyak hal positif terjadi seperti keluarga akan terasa lebih tenang, nyaman dan akan mencapai proses adaptasi sesuai dengan teori keperawatan adaptasi dari Sister Callista Roy. Di dalam teori adaptasi Roy faktor yang terpenting untuk proses adaptasi adalah manusia, sehat-sakit, lingkungan dan keperawatan yang saling terkait.

Berdasarkan teori adaptasi Roy, individu dalam menghadapi stimulus akan menunjukkan respon perilaku atau mekanisme koping yang akan tergambar dalam empat bentuk modus adaptasi yaitu adaptasi fisik, konsep diri, fungsi peran, dan saling ketergantungan.

Secara emosional, dukungan keluarga menjadi kebutuhan dari setiap anggotanya dan memiliki peranan penting bagi pencegahan masalah psikologis (Ozkan & Ogze, 2008). Hal ini dikarenakan keluarga menjadi tempat untuk seseorang memperoleh kenyamanan, cinta dan dukungan emosional.

BACA JUGA  Sekda Beltim: Belum Ada Penambahan Kasus Positif

Semua itu menjadi kebutuhan dari setiap anggota keluarga agar mereka menjadi keluarga yang bahagia, sehat, dan aman. Sehingga kejadian KDRT didalam lingkungan keluarga akan tidak terjadi atau menurun.

Kejadian dari tindakan KDRT selama masa pandemi Covid-19 tersebut diharapkan tidak dapat terjadi asal dengan komunikasi yang baik. Komunikasi dalam keluarga menjadi salah satu bagian yang tentunya tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.

Komunikasi dalam keluarga menenentukan sifat yang saling berhubungan yang terjadi dan tidaklah bersifat acak melainkan terpola serta menentukan bagaimana anggota keluarga berkomunikasi satu dengan yang lain. Komuniasi menjadi dasar bagaimana keluarga memberikan mendapat perhatian antar satu sama lainya yang semestinya dari anggota keluarga (Juniawati, 2016).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.