Pemerintah Kabupaten Belitung Timur Memperoleh Status Kinerja Sangat Tinggi

0
123

Manggar, Muaraindonesia.com Pemerintah Kabupaten Belitung Timur kembali menerima Piagam Penghargaan atas prestasi penyelenggaraan Pemerintahan berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2018. Hasil dari Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) dari Kementerian Dalam Negeri pada tahun 2019 itu menetapkan Kabupaten Beltim mendapatkan status Kinerja Sangat Tinggi dengan skor 3,1189.

          Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Beltim Fitri Zakiah mengatakan penghargaan LPPD yang diperoleh merupakan gambaran atas evaluasi kinerja Pemkab Beltim dari berbagai aspek, baik dari pelayanan dasar/standar pelayanan minimal, penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan, tugas umum pemerintahan, kinerja anggaran penganggaran dan aset bahkan laporan kinerja (LKJ) atau dulu dikenal dengan Lakip.

          “LPPD ini didesain sebagai pintu  informasi pemerintah untuk melakukan evaluasi kemampuan penyelenggaraan otonomi darah atau EKPOD yang dilakukan secara berjenjang. Evaluasi terhadap LPPD pada tahap awal dilakukan oleh Tim Daerah Provinsi kemudian dilanjutkan oleh Tim Nasional yang terdiri dari lebih 8 kementerian” jelas Fitri kepada Diskominfo Beltim, di ruang kerjanya Rabu (13/1/20).

BACA JUGA  DKI-Jateng Tertinggi, Ini Sebaran 11.703 Kasus Baru Corona 21 Januari

Fitri menjelaskan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 tahun 2019 yang diturunkan dengan Permendagri 18/2020, LPPD memuat seluruh data dan informasi kinerja pemerintah daerah, khusus utk penyelenggaraan urusan desentralisasi dapat dinilai dari sekitar 800 indikator kinerja kunci.

“Mengacu pada hal tersebut, Evaluasi LPPD mulai menyasar  capaian  pada enam urusan wajib pelayanan dasar berdasarkan standar pelayanan minimal yang juga dituangkan dalam bab khusus tentang SPM, yang meliputi urusan pendidikan, kesehatan, Trantibum dan penanganan bencana, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, serta sosial. Hasil penilaian dalam bentuk marking status kinerja  mulai dari kinerja rendah, sedang, tinggi hingga yang terbaik yakni sangat tinggi” jelas Fitri.

          Diakuinya sebelum Tahun 2011, LPPD Kabupaten Beltim hanya memperoleh status rendah dan sedang dikarenakan tidak maksimalnya penyajian data kinerja yang tersebar pada seluruh perangkat daerah. Namun setelah tahun 2011 hingga saat ini capaian kinerja Pemkab Beltim selalu berada level status Sangat Tinggi bahkan sering berada pada posisi papan atas di Babel .

BACA JUGA  Ir. H. Azwari Helmy Merapat Ke PBB Calonkan Bupati Bangka Barat

          “Mungkin dulu kita sempat mendengar ada wacana bahwa Kabupaten Beltim akan dikembalikan ke Kabupaten Induk karena hasil EKPOD berdasarkan LPPD 2008 dan 2009 berada pada pada papan terbawah di Provinsi Kepulauan Babel. Sedangkan menurut PP 3/2007 saat itu suatu daerah otonom akan dipertimbangkan untuk dihapus gabung jika kinerja pemerintahan tiga tahun berturut-turut berada pada status rendah. Selanjutnya, kita mulai melakukan pembenahan dalam penggalian, pengujian dan penyusunan data lebih rapi sehingga kualitas LPPD kita meningkat dan hasilnya pada status sangat tinggi,” ujar Fitri.

Bupati: Ini Bukti Bahwa Penyelenggaraan Pemerintah Baik

Sementara itu Bupati Beltim Yuslih Ihza mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang ditorehkan oleh Kabupaten Beltim, terutama dalam hal prestasi penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya penghargaan yang diterima merupakan capaian bersama seluruh pihak di Pemkab Beltim.

          “Alhamdulillah. Prestasi ini adalah hasil capaian kinerja bersama, apresiasi untuk semua pihak terutama Tim Pokja penyusun LPPD yang sudah bekerja keras untuk menyusun LPPD dengan baik dan rapi,” puji Yuslih.

BACA JUGA  ICDX Group & Member Peduli Sekitar

          Ditegaskan Yuslih prestasi kinerja Pemkab Beltim yang sudah dinilai oleh Pemprov Babel, maupun timnas Kementerian, merupakan bukti jika penyelenggaraan pemerintahan berjalan dengan sangat baik.   

“Jadi kalau ada informasi yang menjelekkan bahwa Penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Beltim tidak baik bahkan dikatakan buruk, maka itu adalah informasi yang tidak benar atau menyesatkan dan mungkin karena adanya kepentingan tertentu pihak lain tersebut,” tegas Yuslih. 

          Yuslih mengingatkan agar Kabupaten Beltim dapat terus mempertahankan prestasi yang sudah dicapai bahkan bisa memperoleh peringkat yang lebih baik ke depannya.

          “Penghargaan ini mudah-mudahan dapat memotivasi kita semua, khususnya untuk rekan-rekan pegawai di Pemkab Beltim dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Yuslih.

Piagam Penghargaan atas prestasi penyelenggaraan Pemerintahan berdasarkan LPPD Tahun 2018 sebenarnya sudah diberikan Kemendagri melalui Bagian Tata Pemerintahan Provinsi Babel pada akhir tahun 2020 lalu. Namun karena kondisi COVID-19, piagam baru diterima oleh Pemkab Beltim awal tahun 2021 ini.
(*/MI)
oleh : Risko yogaswara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.