Fahmi Pane (Pengamat Militer): Tugas Koopsus TNI Tumpas Teroris di Papua, Bukan Petamburan

0
297

Jakarta, MuaraIndonesia.com – Laman republika.com, menulis tentang warganet (netizen) pada Kamis (19/11) dihebohkan dengan sejumlah kendaraan perintis (rantis) milik Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia (Koopsus TNI) yang berhenti di jalan raya di Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sambil dikawal polisi militer (POM) dan sejumlah prajurit yang naik truk di belakangnya, rantis Koopsus TNI membunyikan sirine meraung-raung berhenti di depan gang menuju Markas Front Pembela Islam (FPI).

Pengamat militer Fahmi Alfansi Pane, menjelaskan jika Koopsus TNI dibentuk untuk menghadapi ancaman nyata NKRI, seperti terorisme, separatisme, dan beragam ancaman hibrida (campuran). Sehingga, bukan ranah pasukan khusus untuk menakut-nakuti warga sipil, dalam hal ini anggota FPI.

BACA JUGA  Pemilukada dan Pentingnya Lembaga Penyiaran ditengah Pandemi COVID-19

“Terorisme yang bergerak di wilayah tertentu masih berlangsung hingga hari ini, seperti di Poso dan Papua. Meski beberapa hari lalu dua terduga teroris telah diselesaikan operasi gabungan TNI dan Polri,” kata Fahmi kepada Republika, Jumat (20/11).

Menurut dia, pengganti Santoso, yakni Ali Kalora yang memimpin aksi terorisme di Poso, Sulawesi Tengah, masih belum berhasil dilumpuhkan. Hal itu jelas menuntut pengerahan pasukan  kapabel, termasuk perlengkapan elektronik dan persenjataan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.