Jumlah Pemilih Pilkada Beltim Capai 89.790 Orang

0
142

Manggar, muaraindonesia.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 89.790 pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Beltim Tahun 2020. Penetapan jumlah DPT itu dilakukan saat Rapat Pleno Terbuka di Rumah Makan Fega Manggar, Jum’at (16/10/20).

Data dalam DPT itu berasal dari hasil pemutakhiran, penyusunan dan perbaikan data dan daftar pemilih serta masukan, tanggapan masyarakat dan uji publik terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dilakukan secara berjenjang selama kurang lebih 4 bulan, baik oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta KPU Kabupaten Beltim dan hasil koordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Beltim dan juga Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Beltim.

BACA JUGA  PDIP: Usung Yuri dan Nurdiansyah

Kepala Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Beltim Rizky Rinaldi mengungkapkan jumlah tersebut berkurang 7 pemilih dari Daftar Pemilih Sementara Hasil Perubahan (DPSHP) yang ditetapkan oleh PPK pada 9 Oktober 2020 lalu, yakni sebanyak 89.797 pemilih.

“Ya berbeda karena Rapat Pleno PPK terakhir 9 Oktober lalu, sedangkan KPU Pleno tanggal 16 Oktober, tentu ada pergerakan pemilih, baik itu yang  meninggal dunia, pindah ke luar Kabupaten Belitung Timur, maupun ada pemilih baru, dan sebagainya,” jelas Rizky.  

Rizky menekankan dengan ditetapkannya jumlah DPT sebanyak 89.790 pemilih, yang terdiri dari Pemilih Laki-laki 45.918 dan Pemilih Perempuan 43.872, data tersebut sudah final dan tidak akan dilakukan perubahan, seperti pada DPSHP.

BACA JUGA  Partai Bulan Bintang Kabupaten Bangka Tengah Koalisi PDIP Kampanyekan Cabup Didit Srigusjaya dan Cawabup H. Korari Suwondo

“Kalau DPTHP (Daftar Pemilih Tetap Hasil Perubahan-red) itu dak dikenal dalam Pilkada atau tidak disebutkan dalam regulasi, artinya jumlah ini sudah final dan tidak bisa diubah-ubah,” tegas Rizky.    

Namun jika setelah ini masih ada pemilih yang tidak memenuhi syarat, Rizky menambahkan maka mekanismenya adalah PPS mencoret pemilih secara langsung dalam lembaran DPT yang akan diumumkan pada 28 Oktober sampai dengan 6 Desember 2020 di kantor desa atau di tempat-tempat strategis lainnya.

“Silahkan masyarakat mengecek kepesertaanya dalam DPT. Jika ada pemilih yang belum terdaftar dalam DPT, maka silahkan datang mencoblos dan membawa KTP-elektronik ke TPS terdekat sesuai alamat, nanti akan didaftarkan ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) oleh petugas KPPS dan dapat dilayani untuk memberikan hak pilih paling cepat satu jam sebelum berakhirnya pemungutan suara di TPS,” kata Rizky.

BACA JUGA  Indikasi Selisih Harga Paket Sembako Bantuan Pemerintah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.