Perbaikan Mutu Gula Semut, Supaya Untung Gede

0
221

MuaraIndonesia.com, Oleh: Dr. Tjahja Muhandri (Seafast Center IPB) Gula semut organik yang berasal dari nira pohon kelapa, menarik minat para pengusaha saat ini. Gula semut harganya yang lebih tinggi dibandingkan dengan gula pasir,  menjadi laris manis karena terdapat manfaat lain yang terkandung dalam gula semut ini.

Gula semut memiliki kandungan gula (glukosa) yang lebih rendah kalorinya dibandingkan dengan jenis gula lainnya. Gula semut juga sangat dianjurkan bagi penderita penyakit diabetes, agar kadar gula dalam darah dapat terkontrol.

Tingginya harga gula semut organik dipengaruhi oleh proses pembuatannya yang terbilang lebih memakan waktu dibandingkan dengan gula lainnya. Disamping faktor lain seperti jalur distribusi dan mutu gula semut.

BACA JUGA  Membuat Usaha Rintisan (Startup) Dengan Cepat

Industri gula semut atau gula merah bubuk dalam negeri terus menggeliat. Dan kini produk gula semut Indonesia semakin diminati pasar internasional.

Produk gula semut dibuat oleh para pengusaha kecil menggunakan cara yang masih tradisional. Permasalahan yang dihadapi adalah mutu produk yang kotor, kadar air tinggi, warna gelap dan tidak seragam. Gula semut dengan mutu yang kurang bagus akan memiliki keterbatasan dalam meraih pasar yang lebih modern. 

Gula semut yang beredar di pasaran memiliki warna yang gelap (coklat tua). Penambahan Natrium Metabisufit sebanyak 200 ppm mampu memperbaiki kecerahan gula semut. Penyebab warna gelap adalah pemanasan yang berlebih sehingga proses karamelisasi terjadi pada gula semut.

BACA JUGA  Kewirausahaan Pemuda Masa Kini

UKM gula semut aren belum memiliki spesifikasi yang jelas dari bahan baku yang digunakan dan belum memiliki standar proses (Instruksi Kerja). Seluruh aspek terkait bahan baku dan produksi dikelola dengan cara tradisional. UKM tidak mampu memberikan jaminan mutu kepada konsumen untuk produk yang dihasilkannya. 

UKM perlu menerapkan sistem jaminan mutu untuk meningkatkan kemampuan dalam persaingan. Sistem jaminan mutu untuk UKM harus dimuai dari penyusunan spesifikasi bahan dan produk serta penyusunan Instruksi Kerja proses produksi. Seluruh sistem jaminan mutu yang diterapkan di industri pangan memerlukan persyaratan dasar berupa Cara Produksi Pangan dan Obat yang Baik (CPPOB).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.