Solusi Katalog Untuk Bisnis UMKM

0
624

Investasi untuk membuat sebuah online shop berbasis website dan aplikasi mobile berkualitas bagi sebagian UMKM lokal masih terlalu mahal. Memang banyak yang menawarkan harga murah, tetapi biasanya harga menentukan kualitas. Kehadiran aplikasi sosial media seperti Facebook dan Instagram, aplikasi video seperti Youtube dan aplikasi chatting seperti WhatsApp memberikan nuansa berkelas tapi gratis untuk UMKM dan terbukti handal untuk meningkatkan omzet.

Facebook Inc sejak 2019 memperkenalkan fitur katalog untuk para pengguna WhatsApp Business. “Hari ini kami memperkenalkan katalog di aplikasi WhatsApp Business untuk mempermudah penawaran produk dan bisnis,” kata WhatsApp, anak perusahaan Facebook, melalui siaran di blog resmi mereka.

Fungsi utama katalog di Whatsapp Business adalah agar pemilik akun bisa menampilkan produk atau barang dagangan yang mereka jual. Dengan begitu, konsumen yang ingin berbelanja dapat dengan mudah memilih produk yang ingin dibeli. Sebelum ada fitur katalog, tanya jawab seputar produk dan spesifikasinya harus dilakukan secara manual. Contohnya pengguna harus mengirimkan foto dan penjelasan satu per satu ke tiap konsumen.

BACA JUGA  Cara Rekam Video Call WhatsApp di Android dengan MNML

Secara prinsip, katalog produk di WhatsApp Business mirip dengan katalog yang ditemui di platform e-commerce. Pemilik akun bisa menampilkan foto harga barang, deskripsi produk, dan kode produk melalui aplikasi. “Katalog membuat pemilik bisnis terlihat lebih profesional dan konsumen tetap berada di dalam aplikasi Whatsapp, tanpa perlu mengunjungi situs lain,” kata WhatsApp

Berikut tutorial cara menggunakan WhatsApp Business.

  1. Unduh aplikasi WhatsApp Business Web yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Setelah mengunduh, Anda akan diminta untuk mengklik tulisan setuju dan lanjutkan atau agree and continue.
  1. Masukkan Nomor Telepon. Masukkan nomor telepon ketika membuat Akun. Terdapat pilihan apakah Anda ingin menggunakan nomor telepon di WhatsApp reguler atau nomor baru. Kalau menggunakan nomor telepon WhatsApp Reguler, maka Anda akan otomatis keluar dari WhatsApp reguler. Selanjutnya Anda akan mendapat kode verifikasi dan Anda akan mendapatkan akun.
  2. Lengkapi Profil. Anda dapat melengkapi profil akun WhatsApp Business seperti foto dan nama bisnis. Selain itu Anda juga dapat memasukan katalog produk yang ingin Anda tawarkan kepada konsumen. Caranya ketuk ikon tanda tambah biru atau Tambah ke Katalog. Kemudian unggah foto-foto produk yang ingin Anda pajang. Jangan lupa berikan nama produk atau layanan dan simpan.
  3. Selain katalog, Anda juga bisa melengkapi profil Anda. Anda dapat masukkan deskripsi mengenai bisnis Anda, alamat toko, jam kerja, alamat email dan website bisnis. Caranya dengan menekan tombol tiga titik yang berada di sudut kanan atas.
  4. Agar bisnis anda mudah dipasarkan, anda bisa mendapatkan Short Link di Business Tools dan menyebarkan nya ke sosial media anda.
BACA JUGA  ECC Indonesia Jembatan Pendidikan Luar Negeri

Berikut katolog yang dihasilkan Whatsapp Business:

Berikut link contoh katalog yang bisa dibuat dengan WhatsApp bisnis. Toko shamil ini menyebar link katalog di sosmed di https://wa.me/c/6281511033934

Dengan demikian UMKM sekarang bisa mendunia dengan berbekal teknologi canggih tanpa merogoh kantong terlalu dalam. Berbekal ponsel android, kuota internet, aplikasi sosial media dan whatsapp bisnis pengusaha lokal bisa memasarkan produknya. Tinggal bagaimana tekniknya agar pelanggan mau singggah, melihat katalog anda dan memesannya.

Nah kalau sudah maju barulah berfikir untuk membuat toko online berbasis website dan aplikasi mobile yang dilengkapi dengan keranjang belanja, stok gudang, pembayaran online, dll dan juga bagaimana cara membranding agar produk anda cepat terkenal dan laku. Anda bisa menghubungi konsultan IT seperti Doodle Studio Indonesia untuk bertanya, konsultasi dan membuat solusi online yang dibutuhkan.

BACA JUGA  Kewirausahaan Pemuda Masa Kini

Selamat Berbisnis, bagi pengusaha UMKM, mari bertahan di era COVID-19 dengan Inovasi dan Kreasi (Iqri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.